Welcome To My Page

Feel free to read and leave comments.

Thursday, January 27, 2011

Harapan Kosong

Harapan Kosong

Aku berharap, suatu saat nanti kita adalah keluarga.
Aku adalah kakak kamu, laki-laki, yang kamu ga punya..
Kamu adalah adik aku, perempuan, yang aku ga punya..

Aku tau kamu, karena kamu mirip sama aku

Kamu bilang, kamu bisa baca aku?
Kamu bilang, aku asik bisa dibaca?
Kamu bilang, aku itu seperti buku?
Kamu bilang, aku itu punya lembaran?

Tahukah Kamu?

Aku punya lembaran, dimana lembaran itu khusus untuk kamu
Aku punya buku, tapi bukan buat kamu, buat kita, yaitu aku, kamu, dan adik kita yang kecil
Aku emang bisa dibaca, khusus buat kamu, agar kamu mudah mengetahui aku

Kamu, wanita yang terbayang dengan masa lalu yang suram
Kamu, wanita yang memiliki ingatan, ingatan tentang aku
Kamu, wanita yang pernah mengalami masa suram dengan aku

Saat awal keluarga kecil kita terbentuk...
Aku berharap, kalian dapat menjadi motivasiku
Aku senang, ternyata si kecil, bisa menjadi motivasiku
Aku berharap, kamu memberikan aku, motivasi seperti si kecil

But what i got now?

Aku, laki-laki, dengan mental seperti perempuan
Aku, laki-laki, lemah, tak berdaya
Aku, laki-laki, yang tak mampu lagi menghadapi kamu

Haruskah aku menahan semua perih?
Haruskan aku menahan sikapmu?
Atau aku, pergi, meninggalkanmu dalam kehangatan
Dan pergi kedalam kedinginan, kesendirian....

Aku masih senang, si kecil masih bisa mengerti aku
Tapi kamu, yang aku harapkan?
Kemana kamu?

Kamu selalu bilang, aku ngejauhin kamu
Kamu selalu bilang, muka aku bikin kamu takut

SEKARANG AKU BERTANYA!

Apakah aku pernah keluyuran?
Bahkan saat aku disebelah kamu, aku bagai angin lalu

Apakah aku selalu bermuka masam?
Bahkan saat aku bermuka masam pun, kamu enggan sekedar menanyakan aku

TAPI BUKAN ITU POIN UTAMA

Aku hanya butuh kamu yang dulu
Yang hangat
Yang baik
Yang asik
Yang jujur

Aku bukanlah orang bodoh
Aku tau kapan kamu berbohong
Aku tau kapan kamu serius
dan Aku tau apa yang kamu pikirkan

Terbayang masa lalu
Berat untuk melupakannya
Takut terhapus semua saat menghapusnya
Takut teringat saat ingin mengingatnya

Apa yang aku lihat, adalah kamu yang berbeda
Kamu takut, aku berlebihan
Kamu takut, akan gosip
AKU BUKANNYA TIDAK TAHU!

Aku mungkin sering men-tes kamu
Bukannya aku tidak mau berhenti!
APAKAH KAMU TAU SELAMA INI AKU BERPURA-PURA
Kamu yang bilang bisa baca aku?

AKU HANYA PURA-PURA BODOH

Diakhir, kamu lebih dekat dengan dia
Aku kakak kamu, bagai angin lalu
Aku hendak pergi, merantau
Sebagai kakak, bagai orang mencari penghidupan

Sekarang, aku termotivasi
Termotivasi untuk melupakan kamu
Terima kasih selama ini, bahkan ketika kamu membaca ini
Aku tidak ingin menyiksa diriku terlalu lama

Dan aku tidak ingin menyiksa dirimu terlalu lama
Aku bukanlah orang bodoh
Aku bukannya tidak tahu kamu

Kamu, wanita, pujaan para lelaki
Melepasmu tak mudah adik
Melupakanmu tak mudah adik
Meninggalkanmu tak mudah adik

Sayang kakak padamu
Hanya membuat kakak sakit
Bukan sakit fisik, tetapi batin
Kakak tak mampu menjadi kakak yang biasa

Memang benar kata orang, sulit menjadi kakak
Memang benar kata orang, tidak akan ada kata teman pada orang yang pernah kamu suka

Sekarang, kaca yang kamu berikan telah pecah
Sekarang, kaca yang aku berikan telah pecah

Apa yang kamu tunggu?
Berbicara padanya?
Cobalah kamu berbicara pada si kecil

Dia, tidak tahu apa-apa tentang aku
Si kecil, lebih tau tentang aku


Mungkin ini, bait terakhir dari curhatanku adik
aku masih berharap kita seperti dulu
Kakak-adik yang harmonis
Setiap kamu cerita aku dengarkan
Setiap aku cerita kamu dengarkan

Setiap Elusanku
Setiap Pelukku
Memiliki arti berbeda dari pandangan harfiah seseorang

Bila kamu memang peduli
Aku menunggumu adikku sayang
14 Februari 2011
Disaat hari kasih sayang

Hanya sedikit yang kubutuh darimu
1 kata maaf
1 kalimat terima kasih
1 paragraf tentang aku

Aku ga butuh kok album band kesayanganku

Tapi, kamu tidak hadir tanggal 14 Februari
Kamu mungkin tidak akan melihat aku nanti
Di hari lahirmu yang ke 16
Kamu telah tumbuh menjadi puteri yang cantik jelita

Bila benar kamu tidak datang
Hanya sebuah surat yang aku siapkan

Bila kamu datang
Aku mau, keluarga kita utuh lagi
Bukan keluarga besar

Hanya keluarga, aku, kamu, dan si kecil
Love you and her is more important than my life
Let me sacrifice my life
For my parents
For my brothers
For you, my sisters

Rayakanlah ulang tahunku nanti
tanggal 23
bulan Oktober
tahun 2011

Lepaskan siksaan padaku
Adikku sayang


Seseorang yang menuliskan ini RIFKI RASYID

No comments: