Anda....
Bapak kepala 4 yang saya hormati
Saya bukannya mengabaikan kata-kata bapak
Tapi pernahkan bapak mengerti saya?
Kita hidup di waktu yang berbeda
Mungkin bapak saat SMA adalah superbrain
Karunia Tuhan yang bisa membanggakan bapak
Dan bapak adalah orang yang saya kagumi
Saya hidup di dunia maya
Di dunia yang tak berbatas
Diciptakan oleh manusia
Atas berkat dari Tuhan
Saya hidup di masa yang sulit
Dimana masa pancaroba saya
Pernahkan bapak tahu bahwa saya disekolah
Tidak memiliki seorang teman?
Saya hidup di masa yang sulit
Dimana SMA sekarang menjadi ketat
Pernahkah bapak tahu bahwa saya disekolah
Sedang mencoba berubah
Saya mungkin dulu banyak menuntut
Bagai jaksa mencecar terdakwa
Sekarang saya sadar pak, saya belum sanggup untuk itu
Tapi mengapa sekarang terbalik?
Saya mungkin dulu banyak meminta
Bagai anak bayi
Tapi memang saat itu saya bayi pak
Tapi mengapa sekarang terbalik?
Saya masih muda
Saya masih segar
Tapi hati saya kosong
Tapi jiwa saya kosong
Saya dihadapkan kepada banyak masalah
Masalah bodoh
Masalah cinta
Masalah teman
Cukup hidup saya
12 tahun tanpa teman pak
Biarkan saya mencoba mencari teman
Biarkan saya mencoba berteman
Saya tidak mencari penghidupan di teman saya
Saya hanya mencari kehidupan pak
Arti kata "Teman"
Dan isi jiwa yang kosong
Sekarang bapak mencoba mendidik saya
Saya menghargai, saya akan mencoba terapan bapak
Tapi jujur saya tidak bisa mengikuti cara lama
Sesuatu hal yang mengganjal adalah waktu
Bahkan bila Adam Smith masih hidup
Mungkin beliau akan merubah hukum ekonominya
Mengikuti waktu dan masa yang sekarang
Dimana Infla dan Defla naik turun secara cepat
Bahkan bila Thomas Alva Edison masih hidup
Mungkin beliau merubah slogannya
Dari "1% Talent + 99% Hardwork = Genius"
Menjadi "1%Talent + 24% Hardwork + 75% Relation = Success"
Dan saya?
Memiliki 1% dari bakat tersebut
Memiliki 24% dari kerja keras tersebut
Tapi
Tidak memiliki relasi
Mungkin sekolah saya terpojok pak
Didalam gang kecil
Dipinggiran jalan kecil
Dengan fasilitas minimum
Masa depan suram
Saya tak sepintar bapak dimasa muda
Saya belum seulet bapak dimasa muda
Bisa memberi penghidupan diri sendiri
Dulu ketika semangat saya masih menggebu
Saya mencari bapak
Saya meminta arahan bapak
Tapi kemana bapak selama 12 tahun?
Pak, pernahkah bapak bercermin
Saya adalah cerminan bapak
Darah bapak mengalir dalam nadi saya
Sifat bapak banyak yang terbawa oleh saya
Saya sombong
Karena saya berkomunitas di orang sombong
Bapak seharusnya menyadar, bahwa bapak juga sombong
Dan saya juga terpengaruh paman membuat saya menjadi sombong
Hai bapak berkepala 4 yang saya hormati
Cobalah bapak mengerti saya pak
Cobalah bapak mencari tahu siapakah saya
Karena saya tahu siapa saya, tapi bapak tidak
Janganlah bapak terlalu sombong
Dengan berkata bapak mengetahui saya
Mungkin saya bisa terbaca bagai buku
Tapi bapak tak mengetahui masalah saya
12 tahun bukanlah waktu yang singkat
Saya kehilangan bapak
Dan bapak kembali dengan sikap keras
Yang juga bisa saya terima
Tetapi keras bapak pada tahun '80an
Masih sama dengan sekarang
Waktu telah banyak berubah
Coba bapak melunak dan berikan saya waktu lagi
Saya sedang dalam perubahan
Saya sedang membangun diri sendiri
Saya terima saran bapak
Tidak saya terapkan bukan karena saya tidak hormat
Saya mengambil bagus dan buruk menurut mata saya
Biarkan saya setidaknya satu tahun lagi
Disaat saya kelas 11
Peringatan 11 tahun saya mencari ilmu
Saya akan membuktikannya pak
Saya berubah
Saya....
Anak bapak yang paling tua
No comments:
Post a Comment