Welcome To My Page

Feel free to read and leave comments.

Thursday, December 23, 2010

The Light is a Bond

New Cerbung, enjoy


The Light is a Bond

"If the time are correct"
"All your problem will get the answer"
"Everytime you remember me"
"I will be beside you"

Di sebuah balkon, di sebuah rumah. Di waktu fajar, matahari belum terlihat, bulan purnama saat itu masih menyinari pagi yang sejuk. Berdirilah, seorang wanita, imut, bisa dikatakan unyu, tetapi misterius, terlihat dari tatapan matanya. Menatap jauh, entah apa yang dilihatnya, sepertinya ada sesuatu yang dipikirkannya.

"Hmm, semakin dingin" gumamnya pada diri sendiri
"Sebaiknya aku masuk"
"Aku kan harus bertemu dengan dia nanti"
"Tidak mungkin bila aku tidur kembali"

Wanita itu kembali bermain dengan handphonenya, tak lama, suara handphone itu berdering, tanda ada pesan masuk.

"Nanti jadi kan? Jam 7 di rumah kamu, siap-siap ya, soalnya dia juga mau datang"

Ternyata pesan itu dari orang yang memang dia tunggu. Setelah membaca itu, dia langsung mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi. Matahari telah menunjukan secercah cahayanya, bulan sudah mulai menutup cahayanya, berlindung dibalik awan-awan hitam yang mulai terlihat abu-abu.

Wanita itu keluar dari kamar mandi, mengenakan pakaian lalu keluar dari kamarnya sendiri. Jam 7 kira-kira masih 1 jam lagi. Cahaya pagi telah menyinari, menandakan pagi telah tiba.

"Aku selalu merasakannya di saat pagi kan" gumamnya kepada diri sendiri

Wanita itu lalu makan, dan kembali bermain dengan handphonenya. Dering kembali terdengar, tanda pesan masuk, dan masih dari orang yang sama.

"Lin, aku dah didepan kamu kedepan dong"

Menandakan bahwa tamu yang ditunggu telah sampai. Dia berjalan ke bagian depan rumahnya, dengan kunci ditangan.

"Merliiiiin!" seru Wanita itu dari luar
"Hai, Vina, lama ga jumpa kan" sapa Merlin, nama wanita imut itu kepada tamunya
"Iya, dan aku bawa teman"
"Siapa?"
"Rafi!"
"Hah?"
"Iya"

Munculah seorang pria, dari balik wanita cantik bernama Vina tadi. Rupawan, mungkin tidak, tetapi wajahnya tetap menunjukkan bahwa dia adalah orang yang bahagia.

"Hai, Merlin, masih ingatkan" sapa Pria itu
"Dan aku tahu, kamu melihat cahaya yang sama tadi pagi" lanjutnya
"Maksudmu?" kata Merlin bingung
"Ah, masuk dulu yuk yuk yuk" ajak Vina serasa tuan rumah

Merlin, Vina, dan Rafi adalah 3 sahabat. Dari setiap perbedaan yang mereka memiliki, mereka memiliki satu persamaan, yaitu sama-sama memiliki keanehan masing-masing.
Setelah mereka masuk, Merlin memang sudah menyiapkan sesuatu untuk mereka, seperti biasa, makanan.

"Wih, padahal bukannya kita mau jalan lagi?" tanya Vina
"Tapi sebelum jalan, kan harus sarapan dulu" jawab Merlin
"Makan aja cepet" kata Vina setengah tertawa melihat Rafi yang sudah mulai makan
"Yaudah kamu juga Vin, biar cepet berangkat" kata Merlin

Setelah selesai makan pagi itu, mereka telah siap-siap untuk berangkat. Tetapi Merlin tiba-tiba menghentikan semua langkah.

"Sebelum pergi" kata Merlin
"Kenapa lagi Lin?" tanya Vina
"Apa yang kamu maksud "cahaya yang sama" Raf?" tanya Merlin
"Mau aku yang menjelaskan, atau Vina?" Rafi membalikan
"Terserah" jawab Vina
"Kamu ingat sebelum aku sms kamu" kata Vina
"Kamu lihat ke langit kan Lin" lanjut Rafi
"Dan disekitar bulan purnama, ada cahaya melingkar" Vina melanjutkan
"Dan aku, Vina, juga melihatnya" Rafi mengakhiri penjelasan.
"Artinya?" Merlin masih bingung
"That Light is a bond for us" kata Vina
"Dan kamu, lebih tahu artinya daripada aku ataupun Vina" lanjut Rafi


Akan Bersambung.........
Seseorang yang menuliskan ini RIFKI RASYID